Senin, 26 November 2012

essay



Nama : Achmad Faisal
NPM : 201243500540
Kelas : S1D

Nama saya achmad faisal, saya lebih sering di panggil ichal, walaupun terkadang ada yang panggil saya faisal ataupun achmad. Saya tetap menoleh kepada orangnya bila memanggil saya seperti itu,hehe,hehe,hehe. Saya hanya mempunyai satu kakak, saya suka sekali dengan anak – anak, karena saya tidak mempunyai seorang adik. 

Ketika saya kecil, saya lebih sering di rawat oleh nenek, kakek, dan ibu saya. Kedua orang tua saya berpisah pada saat saya berumur 6 tahun. Saya tidak merasakan dampak apapun pada saat itu, karena saya hanya seorang anak kecil. Namun pada saat saya mulai bertumbuh dewasa, banyak hal yang membuat saya bingung dan tidak bisa mengetahui apa yang harus saya lakukan.

Saya sekolah di SDN 01 pagi, lokasinya di dekat dengan rumah saya. Saya mulai mendapatkan teman, dan mulai melupakan butuhnya seorang ayah, walaupun tidak sepenuhnya. Saya merupakan anak yang pendiam, tidak pintar, dan pemalu, saya belum menyadari kemampuan saya pada saat itu, bahwa saya sebenarnya orang yang berani, dan asik (hehe, hehe, hehe). Saya senang sekali bermain video game, mungkin itu juga yang mengakibatkan saya malas dan tidak jadi pintar.

Singkat waktu, saya sudah lulus dari SDN 01 pagi, namun yang anehnya saya bisa masuk sekolah unggulan SMPN 68, dan banyak teman – teman saya yang ingin masuk ke sana, namun tidak di terima, mungkin karena cara “menghitung kancing” saya sedang mendapatkan keberuntungan,,hehe,,hehe,hehe. Saya masuk ke sekolah SMPN 68, saya merasa itulah kenangan paling buruk. Pada tiap harinya saya merasa jadi beban bila ingin berangkat sekolah. Apalagi bila bertemu dengan guru matematika, dan saya masih ingat wajah dan namanya karena begitu menakutkan guru itu, hehe, hehe, hehe

Di sini saya menyebut masa – masa suram saya dalam hidup. Pelajaran tidak bisa saya mengerti, teman sebenarnya ada, namun saya merasa berbeda di bandingkan mereka, mungkin karena saya juga memiliki sifat minder. Bahkan karena rasa tertekan itu, saya sampai membolos hampir satu semester, nekat memang, namun saya tidak tahu apa lagi yang saya harus lakukan. 

Saya juga memiliki perasaan dengan teman saya, namun apa daya, cinta bertepuk sebelah tangan. Tanpa saya ungkapkan juga sudah di tolak, hehe, hehe, hehe. Tiga tahun saya hanya menyukai teman wanita saya itu, saya hanya bisa melihatnya, melihat senyumnya, melihat jalannya, melihat tawanya, bila dia mengajak untuk berbicara pun tidak pernah, hanya memanggil bila membutuhkan, sedihnya,,hehe,hehe,hehe. Memang terlalu cantik, dan dia juga anak yang pintar, jadi, ya saya hanya bisa mengaguminya saja.

Tidak banyak hal yang menyenangkan di saat saya sekolah di SMP, semuanya berlalu dengan cepat, tanpa saya ingin mengingat – ingat lagi betapa lemahnya saya. Namun itu menjadikan pelajaran yang berharga untuk hidup saya. Sampai saat ini, saya sangat jarang bertemu dengan teman – teman SMP saya. Nomor handphone merekapun saya tidak mempunyainya.

Saya lulus dengan nilai yang pas, dan saya masuk sekolah SMA Darul Ma’arif, disinalah titik balik kehidupan saya. Awal saya masuk di sekolah ini, saya mengikuti pencak silat, yaitu merpati putih, di sini saya menemukan keluarga baru saya, saya bertemu dengan sahabat saya, saya menjadi orang yang berani, bahkan terkadang terlalu berani.hehe,hehe,hehe. Saya menjadi percaya diri, dan banyak pengalaman hidup yang di ajarkan oleh pelatih – pelatih saya. Saya mengikuti organisasi OSIS, menikmati setiap harinya dengan segala kegiatan dan kesibukan menjadi anggota OSIS. Dan di sini urusan percintaan saya lebih banyak, walaupun tidak ada satupun yang menjadi kekasih saya, hehe, hehe, hehe

Di kelas XI saya masih mengikuti OSIS, saya juga mengikuti pemilihan menjadi ketua OSIS, namun saya kalah, dan akhirnya saya menjadi wakil ketua OSIS, namun saya tetap semangat. Saya ingat pada saat kelas XII saya mendididik para murid baru, atau MOS. Saya menjadi orang yang sangat galak, yang sukanya marah – marah, saya paling senang membentak di depan wajah anak murid tersebut, saya suka memukul dinding atau menendang lantai, namun itu semua hanya berpura – pura saja, maka dari itu tidak ada murid baru yang tidak mengenal saya pada saat itu. Apa lagi saya anggota Merpati Putih, mungkin mereka juga merasa takut, hehe, hehe, hehe. Saya juga sempat mengikuti taekwondo saat itu, namun tidak lama karena terlalu lelah, hehe, hehe, hehe,,

Saya senang sekali dengan masa – masa saya di SMA, saya juga mempunyai seorang sahabat, dia yang selalu menemani saya, bergadu pendapat, ya, dia    benar – benar sahabat sejati, namun sayang, setelah tiga tahun saya bersahabat dengan dia, dia harus pindah keluar kota, dan saya merasa sepi, sampai saat ini pun saya belum mempunyai sahabat, saya berharap di UNINDRA ini saya bisa menemukan sahabat. Amin..
Saya sekarang sudah berusia 21 tahun, saya ingat pada kejadian satu tahun yang lalu, saat itu saya sedang bertengkar hebat dengan pacar saya, memang sudah waktunya mungkin, karena usia pacaran saya pada saat itu, sudah mencapai 3 tahun.

Saya cape, saya lelah, dan saya jenuh, saya juga merasa tidak di hargai sebagai seorang kekasih pada saat itu, itulah alasan saya untuk meninggalkan dia pada saat itu, dan akhirnya saya benar – benar meninggalkan dia.

Mungkin memang sudah sifat perempuan ya, saat ada, hanya di cuekin, di diamkan, dan rasa perduli seperti hilang, sms jarang, menelfon apalagi, ketemu susah, saat ketemu bukan hal – hal yang indah yang di dapat, justru  lebih sering berantem dan berantem.

Pada awalnya saya diamkan saja, bahkan terkadang tidak saya tanggapi, namun namanya juga cinta. Akhirnya saya pun luluh juga, dan kembali menjalin hubungan dengan dia lagi. Dan dengan berjalannya waktu,ya seperti pasangan yang baru pertama kali pacaran, penuh dengan tawa, canda, senyum, saling perhatian, saling mendukung, saling menarik perhatian, ya rasa – rasa yang membuat hari – hari saya lebih berwarna.

Dia di mata saya adalah perempuan yang menarik, awal pertama melihatnya pun bukan karna kecantikan dia yang membuat saya ingin jadi pasangan dia. Karena sifat, semangat dan senyumnya yang membuat saya merasa jatuh cinta terhadap dia.

Saya ingin selalu membahagiakan dia, dia adalah perempuan yang menarik, begitu menariknya sampai saya ingin memberikan apa saja untuk dia, sesuai dengan kemampuan saya pastinya, hehe, hehe, hehe. Saya ingin membahagiakan dia, dan saya ingin membuat dia bangga terhadap saya.

Banyak hal dan banyak kenangan tentang dia, dia juga motivasi saya, motivasi untuk menjadi lebih, lebih baik lagi dari waktu ke waktu. Dia mengenal saya bukan dari apa yang saya miliki sekarang ini, tapi dari saya baru lulus sekolah, saya masih pengangguran, belum mempunyai uang lebih untuk bisa buat dia senang.

Saat orang lain atau pasangan lain jika ingin pergi, mereka menaiki motor, saya hanya menggunakan bis, orang lain bisa menonton film di bioskop. Saya tidak bisa melakukannya pada saat itu, dan lain – lainnya, saya tidak bisa melakukan itu semua, karena memang tidak mempunyai uang untuk membuat dia senang.

Dahulu saya dan dia jika ingin berpacaran, ya hanya di sekolahnya saja, mungkin main ke mall, tapi makan saja tidak, hanya melepas rasa haus, yang penting bisa bertemu dan melepas kangen. Sebenarnya saya ingin mengantarkan dia pulang sampai ke rumahnya, namun dia melarang, Karena jauhnya rumah dia, dan jika naik kendaraan umum akan sangat melelahkan, saya pun bisa main ke rumahnya karena meminjam motor dengan teman saya

Dari hal seperti itu, yang membuat saya termotivasi untuk serius bekerja. Saya ingin mempunyai motor, saya ingin mengajak dia jalan – jalan, saya ingin mengajak dia makan bersama, saya ingin mebuat dia senang, bahagia dan saya ingin memberikan segala hal yang dia inginkan. Dan akhirnya saya memulai serius bekerja, pada saat itu saya bekerja di Pizza Hut Delivery, saya menjadi pengantar pizza pada saat itu, dan seperti biasanya, sebagai anak baru, saya menjadi bahan untuk bekerja ”lebih ekstra”. Saya hanya bisa bersabar, dan akhirnya berbuah, dan pada akhirnya saya diangkat menjadi karyawan kontrak, yang awalnya saya hanya sebagai part timer. Dan akhirnya saya menjadi senior juga, hehe, hehe, hehe.

Saya ingat pada saat itu saya tidak mempunyai gaji yang jelas, karena sebagai part timer, sekitar Rp. 500 ribu sampai Rp. 700 ribu rupiah saya dapatkan perbulannya. Namun saya berani untuk mengambil kredit motor, yang perbulannya mencapai Rp. 687.500. Saya hanya bisa mengandalkan uang tip, dan saya pun lebih sering tidak jajan, untungnya saya di berikan makan gratis dari tempat saya bekerja.

Saya merasakan beratnya menjadi seorang delivery, tidak kenal panas, hujan, badai, angin kencang, banjir, macet, pesanan harus sampai ke tempat pelanggan pada waktu yang sudah di tentukan. Rasanya penuh tekanan, namun saya mencoba mengambil pemikiran positif. Saya pernah di pindahkan di tiga outlet, yang terakhir saya bekerja di outlet margonda, karena jauhnya perjalanan, dan merasa tidak nyaman dengan management di sana, akirnya saya memutuskan untuk berhenti bekerja.

Total saya hampir dua tahun bekerja di sana, dan Tidak terasa satu setengah tahun pun sudah saya lewati sejak saya mengambil kredit motor, motor saya pun lunas, rasanya saya senang sekali, punya motor sendiri, dengan biaya sendiri, dan bisa mengajak dia berpergian. Dia orang yang saya sayangi, saya cintai, saya tidak tahu apakah kelak dia akan menjadi pasangan hidup saya atau tidak. Namun saat ini dia lah pendamping hidup saya.

Saya sangat bahagia saat ini, memiliki keluarga yang benar – benar menyayangi saya, mempunyai kakak yang sangat sabar menghadapi saya, mempunyai       teman – teman yang selalu siap untuk membantu saya, mempunyai kekasih yang selalu menjadi tujuan saya untuk semangat bekerja dan belajar. Mungkin ini yang namanya bersyukur atas segala nikmat, saya sangat bahagia, bahagia dan bahagia.

Itulah sebagian kecil dari kehidupan saya. Saya bukan berasal dari orang besar dan keluarga kaya. Namun saya bisa menjadi orang besar, mencintai dan membahagiakan keluarga dan orang – orang yang sayangi. Selalu berusaha untuk menjadi manusia yang kaya, kaya iman, kaya kebaikan, dan kaya harta. Satu yang menjadi pedoman hidup saya, segala hal sudah di nasibkan atau di tentukan kepada masing – masing manusia, tinggal saya mencari jalan untuk menemukan nasib – nasib yang baik, dan percaya, bonus akan selalu ada untuk saya, yang terlihat maupun tidak.



Daftar Pemain & Pelatih

1 Marco Amelia Kiper
14 Rodney Strasser Gelandang
32 Christian Abbiati Kiper
15 Djamel Mesbah Gelandang
59 Gabriel Kiper
16 Mathieu Flamini Gelandang
- Davide Narduzzo Kiper
18 Riccardo Montolivo Gelandang
- Lazar Petkovic Kiper
21 Kevin Constant Gelandang
2 Mattia De Sciglio Bek
23 Massimo Ambrosini Gelandang
5 Philippe Mexes Bek
28 Urby Emanuelson Gelandang
13 Francesco Acerbi Bek
34 Nigel De Jong Gelandang
17 Cristian Zapata Bek
55 Carmona Gelandang
20 Ignazio Abate Bek
57 Mattia Valoti Gelandang
25 Daniele Bonera Bek
7 Robinho Striker
35 Dídac Vilà Bek
9 Alexandre Rodrigues da Silva Striker
76 Mario Alberto Yepes Bek
11 Giampaolo Pazzini Striker
77 Luca Antonini Bek
19 M'Baye Niang Striker
4 Sulley Ali Muntari Gelandang
22 Bojan Krkic Striker
8 Antonio Nocerino Gelandang
92 Stephan El Shaarawy Striker
10 Kevin-Prince Boateng Gelandang
- Philipp Prosenik Striker
12 Bakaye Traoré Gelandang
- Massimiliano Allegri Manajer/Pelatih

Robinho Membuka Diri Kembali Ke Brasil Striker AC Milan ini mengatakan Santos adalah klub yang dicintainya.

Striker AC  Milan Robinho membuka diri untuk kembali lagi bergabung bersama mantan klubnya di Brasil, Santos. Ia mengaku cukup memerhatikan adanya ketertarikan dari sejumlah klub Brasil.

Namun dari semua klub dari tanah kelahirannya itu, penyerang tim nasional Brasil akan mempertimbangkan Santos lebih dulu dibandingkan dengan klub lainnya jika harus kembali ke Brasil.

Rumor akan hengkangnya Robinho dari Milan terus menguat menyusul cedera berkepanjangan yang dialaminya. Kabar yang santer terdengar menyebut Robinho bakalan hengkang pada Januari mendatang.

"Kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi esok di sepakbola tetapi saya tidak bisa menampik jika saya tidak akan bermain dengan klub lain," kata Robinho seperti dilansir dari laman Sky Sports.

"Rasanya saya sudah membuatnya lebih jelas bahwa Santos adalah klub yang saya cintai."

"Saya sempat mendengar dikaitkan oleh Gremio, Atletico Mineiro, bahkan dengan pesaing Sao Paulo. Tapi mari kita lihat saja apa yang akan terjadi nanti."

Robinho telah meninggalkan Santos menuju Real Madrid pada 2005. Ia kemudian kembali dipinjamkan ke Santos pada 2010 setelah tampil kurang mengesankan bersama Manchester City.

Marcel Desailly: PSG Terlalu Bergantung Pada Zlatan Ibrahimovic

Marcel Sesailly mengungkapkan pendapat kalau Paris Saint-Germain masih terlalu bergantung pada striker Zlatan Ibrahimovic.

esailly menyatakan, pelatih Carlo Ancelotti perlu mencari sistem taktik yang bisa nyetel dengan permainan tim. Menurut mantan bek Chelsea itu, PSG juga perlu mencari kesimbangan tim agar bisa tetap bersaing dalam perebutan gelar Ligue 1 Prancis musim ini.

Desaily yakin gelandang Ezequiel Lavezzi bisa menjadi kunci permainan, dalam membantu keseimbangan tim.

"Mereka dangat bergantung pada Zlatan Ibrahimovic," ujar Desailly kepada LeParisian.fr.

"Carlo Ancelotti perlu mencari sistem yang cocok. Ketika Ezequiel Lavezzi masuk ke dalam tim, tampaknya ia bisa memberi dampak besar terhadap para pemain dan menyeimbangkan tim."

PSG kini masih memuncaki klasemen sementara Ligue 1 usai menang 4-0 atas Toyes, unggul selisih gol dari peringkat kedua, Olympique de Marseille.